Jumat, 03 November 2023

Kelak Kamu akan Mengerti

    Seperti dihajar dan dikuliti hidup hidup, diterpa dan dipojokan hingga sesak tidak bisa bernafas. Tiada lagi rasa dan akal yang bisa jernih berpikir. Mulai menggoroti rasa dengan sangat dalam hingga mati semua langkah, tersisa rasa yang terus memuncak dan membludak. Seperti aku melampaui kuasa Tuhan, untuk tidak mencintai makhluknya dengan sangat. Mungkin Tuhan cemburu ..

Keyakinan dan usaha ku akan satu nama, seperti sedang digoyahkan dengan badai yang tida ada hentinya mencoba menguji. Akal dan pikiran ku sering melanglang buana, tapi yakin ku akan rasa telah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat. Kiranya, ini semua yang membuat ku seperti terpopoh. Aku tidak bisa melangkah, ribuan hari telah ku doakan dan panjatkan apakah keyakinan ku tepat atau tidak. Kembali lagi, pada Tuhan yang meyakini akan setiap perjalanannya. Semakin yakin, semakin badai seperti menguji ku hingga aku terhuyung dan terpopoh sesak tidak bisa bernafas. Apa seperti ini?

    Sayangku, banyak badai dan pertengkaran kesalahpahaman diantara kita. Mungkin pula, aku yang sering sekali terbang jauh berpikir dan membuat mu kaget dan lelah. Tapi, pada akhirnya aku pun tetap disini tidak bergeser atau melangkah sedikit pun dari sisi mu. Kelak kamu melihat dengan jelas dan memahami ku juga, sebesar apapun masalah dan hal hal yang sering pecah diantara kita aku memahami bahwa kita berproses. Mungkin banyak hal yang terucap, atau tindakan ku yang membuat kamu pusing, pun sama seperti ku. Tapi, tidak ada inginku untuk pergi dari sisimu. Ku biarkan semuanya diselesaikan bersama, meski panas dan perih dihadapi. Mungkin ini caraku mencintai mu, menerima semua. Bukan aku menghitung atau merasa paling banyak berkorban. Bukan pula aku bodoh perihal adanya tuduhan dan kecemburuan mengenai orang lain, aku mencintai mu seutuhnya dirimu sampai dititik ini. Aku percaya dengan mu, percaya dengan diriku. Bukan dan tidak sama sekali. Kelak saat ego mu sudah tidak setinggi ini dan emosi marah mu tidak menyelimuti hatimu yang hangat, kamu akan mengerti seiring bertumbuh dewasanya kamu dan juga aku. 

    Sayangku, setelah semua marah dan kecemburuan egoku, tetap ku lepas dan membiarkannya. Aku minta maaf kalau kamu merasa dipojokan, tapi aku hanya ingin ini lewat dari benakku dan sudah. Tapi ternyata, kamu memahaminya bahwa aku tidak pernah memikirkan diri dan perasaan mu. Aku sudah penuh dengan diriku sayang, pun saat ke kamu aku penuh dan cukup. Aku banyak dikelilingi oleh cinta yang hebat dan tulus, seperti ini aku. Tanpa ada pura, entah mungkin kesalahpahaman itu terlalu besar dan mengintai hingga kamu kerepotan dan muak. Maafku tulus dan ingin terus beriringan ..

Tidak ada satu pun siapapun di sisi, selain kamu. Terkadang aku bisa lelah, tapi aku tidak pernah menyerah. Dari semua laki laki yang ku temui sejak 3 tahun pertemuan kita, tidak ada satu pun diantara mereka yang berada di sisiku atau merebut posisimu. Kelak kamu mengerti dan memahami denga sudut pandang cinta kasih mu. Sungguh, hanya kamu satu satunya yang telah dan kutetapkan menjadi pemenangnya. Ku biarkan semuanya merasa cemburu dengan mu, bukan kamu yang merasa seperti ini. Sayangku, kekasih hatiku. Ku hilangkan siapapun yang ada di diriku sejak lama, hanya untuk kamu seorang yang penuh cinta dan kasih. Tidak ada satupun siapapun sebelumnya, bisa memenangkan hatiku selain kamu. Sungguh aku, tanyakan semua pada semuanya yang mengenal ku.

        Sayangku, kekasihku ..

    Kesalahampahaman bisa jadi boomerang dan senjata yang paling jahat untuk menikam, jelas aku memahami saat aku sedang merajuk. Tetap pada akhirnya, ku percayakan semua pada mu. Kelak kamu akan mengerti, aku menanyakan kamu ke semua yang kamu pikir itu selingkuhan ku dan cara menghadapi emosi ku ke kamu. Kesalahpahaman muncul disana dan terlalu jauh, sangat jauh. Ku pahami caramu, aku salah dan ku jaga kepercayaanmu sampai dititik ini. Entah apa sudut pandang dan kesimpulan mu yang mana yang bisa kamu tujukan seperti itu ke aku. 

Apa kasih kalah dengan kecemburuan dan ego tinggi? Berpikir untuk melakukan hal yang membuat mu sedih dan kecewa saja, aku sudah tidak bisa. 

Bagaimana dengan hal yang keji seperti menduakan mu? 

Apa aku terlalu hina dan kotor untuk melakukan hal jahat itu? Aku cukup mulai memahami mu dari cara mencintai dan berhubungan, ku jaga semua karena bentuk hormat dan sayangku. 

Bertemu berdua dengan lawan jenis dan lain lain, bukan kah kamu tau semua dan aku selalu memberikan kabar? 

Apakah aku pernah berbohong yang membuat ini semua kotor? 

Apa aku pernah berpaling saat kamu pergi dari hidupku? 

Apa aku pernah punya riwayat hal bodoh dan mendua itu? aku tidak tau apa yang membuat kamu jadi jauh hilang dan tenggelam dengan egomu.

Semua kasih, cinta dan support ku selama ini menjadi bukti ku. Mau seperti apapun itu, aku disisi. Meski keadaan sedang seperti menggoyahkan terlalu jauh. 

Kelak kamu akan mengerti dan merasakan cinta yang kamu pertanyakan juga ...

Meski sering aku merajuk, dan butuh validasi dari mu. Ku tau pasti, kamu sungguh. Aku hanya suka merajuk dan bermanja, mendapatkan validasi dari mu seperti sebuah kesenangan yang bisa ku dapatkan berulang. Namun, kiranya aku pun selalu mencari cara dan upaya agar kamu nyaman dan bahagia bersama ku. Tapi, sepertinya kamu berpikir bahwa aku tidak pernah memikirkan mu ya? Pertanyaan mu tentang "Emang semua harus tentang kamu ya?" mungkin, kamu perlu melihat kembali. Semua waktu, tenaga dan materi itu bukan hitungan tapi tentang kamu yang ku rayakan selalu. Maksudku, agar kamu menyadari dan mengerti.. Bahwa kita mendampingi dengan cara masing masing dan terus berada disisi. Kelak kamu akan mengerti, setelah aku bekerja dan juga urusan kuliah mengisi waktu untuk bersama kamu adalah hal yang indah sekalipun aku sedang lelah. Pun kamu juga seperti itu ... Pintu rumahku selalu terbuka lebar, kasihku seluas samudera untuk mu. Meski saat ini, seperti aku asing dengan mu dan didorong sangat jauh ..

Entah apa dan seperti apa, sejak awal aku mengerti bahwa aku masih menjadi bayang dari dia yang selalu kamu cari dan menempel di benakmu. Bukan kah sebetulnya yang perlu dipertanyakan itu kamu? tapi meski begitu, seperti katamu bahwa aku bodoh. Setia dengan orang yang tidak setia, pun tapi aku menganggap mu setia dan cukup dengan ku. Entah apa itu, sejak awal aku selalu melibatkan Tuhan. Mungkin aku bukan orang yang sebaik itu, tapi hanya Tuhan yang menjadi peganganku.. Entah dosa apa yang pernah ku perbuat atau karma apa yang menimpaku, aku selalu percaya pada mu dan tulus hati ku padamu..

Kelak kamu akan mengerti, bahwa kamu selalu ku rayakan dari banyak hal. Kelak kamu akan mengerti dan memahami, doaku selalu terbang tinggi menembus langit dan terdengar nyaring sampai inti bumi pada saat manusia terlelap. Kelak kamu akan mengerti, bahwa cintaku memang seperti ini karena aku telah penuh seorang diri pun penuh dari sekitarku. Tidak ada pura, prasangka dan strategi dengan mu. Entah apa yang kamu rasakan saat ini ..

Aku berharap dan berdoa semoga kamu segera membaik, segala urusanmu dilancarkan dan semua cita atau tujuanmu tercapai. Percayalah, aku selalu ingin melihatmu menang dan berhasil dalam setiap tujuan yang kamu jalani. Meski banyak ujian dan kegagalan, aku percaya ini hanya sebuah proses. Tidak ada aku ingin melepas dan pergi dari sisimu, pun kamu bukan pilihan.

Sayangku, aku sudah cukup matang dan dewasa untuk membangun hubungan dan kehidupanku sendiri. Semua upaya dan rencana adalah bentuk tanggung jawab, integritas dan caraku dalam kehidupan dewasa ini. Semoga kelak kamu akan mengerti dan menerima diriku seutuhnya manusia yang punya banyak kurang juga. Prinsip jelas bahwa tidak bisa ada orang lain, percayalah dan lihat sendiri. Ku percayakan segalanya akan terlihat dengan sendirinya, bahwa Tuhan adil dan tidak pernah tidur. Caraku mungkin kurang bisa berkespresi, tapi aku berupaya. Semoga kelak kamu akan mengerti, bahwa aku selalu sungguh.

Terima kasih, atas segala cinta dan sayang untukku. Menjadi tempat pulang yang hangat untuk semua topeng dan kuatku yang rapuh, kelak kamu akan mengerti kalau kamu sangat berharga untuk ku. Aku tidak tau akan seperti apa ini di masa panas kita, atau hanya aku saja yang merasa? aku berharap akan segera membaik ini semua. Tetapi, jika aku terlalu memuakan untuk mu. Aku tidak tau harus apa .. Aku hanya ingin kamu bahagia dan menang dalam hidupmu. Semoga kamu tidak salah sangka atau merasa risih dengan cinta ku yang seperti ini. 

Aku sudah memaafkan mu, jauh jauh hari. Ku coba untuk berdamai dengan keadaan jauh jauh hari, tempatku pulang disini hanya kamu. Meski seperti katamu, kamu tidak ingin aku bergantung padamu. Aku gatau kenapa dan apa yang menyelimuti dirimu sampai dingin. Apakah masalah masalah mu?

Namun, jika memang semua ini tidak ada respon dan rumah kita tidak bisa ditempati lagi. Aku seperti kehabisan cinta, semua cintaku telah ku beri padamu. Percayalah, pergi ku keluar kota untuk merasakan sendiri. Bukankah semua hanya perlu melihat tenang dan tawaku saja? sedang kamu tau rapuh dan lemahku.. 

Entahlah sayangku, rasanya aku tidak sanggup jika harus menghentikan rasa ku dan tidak disisimu. Coping mechanismku adalah pergi dari sini, agar aku tidak dihantui bayang dan perasaan yang menenggelamkan diri. Aku perlu tetap waras, untuk hidup dan semua yang mereka titipkan di pundakku. Aku bisa membagi porsianku antara perasaan dan kewajibanku di pendidikan atau karir. Buktinya, pendidikan ku sejauh ini masih aman dan melampaui target ku kan? Tapi, urusan perasaan adalah hal yang tidak bisa ku gabungkan dengan akal logika yang terlalu rasional itu. Aku tidak tau seperti apa lagi untuk bisa menunjukan pada mu, mungkin hanya lewat doa doa yang kiranya nanti bisa menghangatkan jiwamu. Sedang semua amarah dan gejolak, aku percaya pada mu selalu... Maaf jika caraku salah ...

Meski begitu, tulisan ini adalah sisi bulan dan emosionalku yang ku kerahkan dari semua perasaanku. Ada beberapa buku juga yang sedang ku tuntaskan, pun tawaran job yang belum ku respon terdapat di Linked in, urusan pekerjaan dan tanggung jawab lainnya yang sedang on going. Oh jangan lupa juga dengan olahraga di rumah yang belum ku rutinkan HAHA pun aku juga sedang gemar mengekplorasi masakan di rumah ...

Dalam semua, pun aku masih berproses .. Semoga kiranya, kekasih hatiku ini segera membaik dan segala urusannya di mudahkan Allah SWT. Pun dengan kita, agar selalu beriringan dan dalam kasih yang hangat selalu ...

Kamis, 26 Oktober 2023

Guru yang Tidak Disangka



Depan Toko Tahilalats

    Rabu malam tanggal 18 Oktober lalu, aku dan seorang teman sedang jalan jalan di Braga, Bandung. Kami memang sedang Short Trip beberapa hari ini di kawasan bandung kota, untuk mencari hal hal yang kami sedang cari haha. Pemberhentian terakhir kami di Toko Tahilalats malam itu, letaknya di Jl. Braga, toko ini tidak hanya menjual makanan dan minuman aja tapi juga menyediakan tempat dengan arsitektur yang modern dan suasana yang "Jarang" ditemui di kafe lainnya. 

    Seperti anak muda lainnya, kami mengambil gambar sebanyak mungkin di tempat itu. Disana juga banyak spot foto yang disediakan, sehingga dengan mudahnya kami berfoto di spot foto yang telah disediakan di seluruh kafe. Kami keluar dari penginapan saat itu sudah jam set 8 malam, sehingga saat di Toko Tahi lalats kami mendekati waktu sudah mau closing atau tutup. Tidak lama dari itu kami memilih untuk pulang, karena perlu membeli beberapa keperluan untuk dipenginapan dan juga untuk makan malam nantinya.

    Saat keluar dari kafe dan sedang berjalan, aku melihat ada seorang bapak yang sedang berdiri membawa banyak buku mengenai Agama Islam ditangannya. Dia terlihat mondar mandir seperti sedang berjualan, tetapi tidak menawarkan ke siapapun yang sedang lalu lalang dihadapannya. Hatiku terpanggil ingin menemuinya, tapi saat itu aku tetap jalan melalui beliau.  Saat itu juga aku menggumam sendiri seperti antara hati dan logika berkecamuk dalam waktu yang singkat, dan ya akhirnya aku memutuskan kembali menghampiri beliau. Aku bilang ke temanku saat itu, "Na, gue mau kesana dulu deh. Beli buku".

"Pa, jual apa?" tanyaku saat itu

"Ini ada Juz'Amma, buku tuntunan sholat" sambil menunjukan buku buku yang di pegangnya

"Boleh liat ga pak, ada buku apa aja" pintaku

"Oh boleh" beliau membiarkan ku melihat lihat buku buku yang lainnya

    Aku melihat banyak buku tentang Agama Islam, dari mulai panduan untuk sholat, mengaji sampai kisah nabi. Kemudian, aku memilih buku dengan isi dzikir dzikir. Ukuran bukunya travel size alias mini gitu, jadi cocok dibawa kemana mana. Meskipun sebetulnya aku ada buku dzikir lebih lengkap, tapi memang niatku ingin membantu bapak ini. Kami berbincang bincang, dari obrolan yang hanya basa basi nanya aku dari mana sampai ke obrolan yang cukup serius yang cukup membuat aku takjub. Awalnya kami mengobrol mengenai kuliah ku, aku semester berapa, jurusan apa dan sebagainya. Sampai saat bapaknya cerita kalau beliau merupakan alumni Unpad, aku lupa jurusannya antara teknik atau apa gitu, Industrinya asing ditelingaku yang aku sendiri anak Komunikasi dan berhubungan dengan media digital kan .. Kemudian, aku tanya tanya lagi. Beliau juga cerita awal beliau kesini (Bandung) tahun 1979, beliau ini perantau dari belitung untuk kuliah disini. Luckily beliau ketemu jodohnya disini, dan menikah sudah punya 2 anak dan juga cucu. Beliau juga cerita kerja di sebuah perusahaan *teknik atau apa ya aku lupa banget karena asing dan cepet* dan kena PHK ketika zamannya Presiden Megawati, ujarnya saat itu. Jujur saat itu kondisi tempat kami mengobrol cukup ramai lalu lalang orang, di waktu yang singkat juga si bapak ini bercerita panjang lebar di depan Toko TahiLalats. 

    Kemudian beliau lanjut bercerita setelah beliau kena PHK, beliau mendapat uang pesangon untuk digunakan membeli rumah sekaligus Usaha. Beliau cerita juga kondisi Braga saat itu, dan juga bandung saat tahun 80an. Seru sekali rasanya mendengar bapak ini bercerita panjang lebar, dari cara beliau bercerita atau berkomunikasi terlihat tertata dari cara pemilihan bahasa, kata, sampai pola pikirnya pun tergambar bahwa beliau memang orang yg cerdas. Beliau juga cerita, sebetulnya kalau ketemu teman teman kuliahnya saat berkuliah di Unpad suka ditanya "Ngapain si jualan kayak gitu?" dan beliau bilang, ya gapapa kan ngisi waktu juga dan berkah. Beliau bilang gamau repotin anak anaknya, meskipun memang anak anaknya sudah cukup memenuhi kebutuhan hidupnya dan istrinya. Beliau juga bilang, "Mau ngapain di rumah bosen, kalau kayak gini kan ada kegiatan dan juga lumayan kan dapat uang juga. Orang masih sehat juga" Aku cukup mengerti dengan keadaannya, menurutku seseorang yang terbiasa sibuk dan punya aktivitas sehari hari, saat pensiun kadar bosannya bisa terlampau sangat tinggi. Aku melihat itu dari Kakek Nenekku sih, berbagai macam kegiatan atau usaha dilakukan meskipun anak dan cucunya melarang.

    Diwaktu yang terbatas, kami bertukar cerita dan sharing cukup intens. Beliau juga cerita mengenai anak anaknya yang lulusan universitas ternama, salah satunya ada yang lulusan Matematika. Beliau cerita, di usia senja seperti ini rasanya sungkan jika terus merepoti anak anaknya apalagi beliau masih sehat juga. Meski begitu, beliau bercerita kalau saat ini istrinya sedang di rumah anaknya yang berada di Tasikmalaya. Sayangnya, aku tidak ingat detail mengenai cerita anak anaknya yang beliau ceritakan. Tapi, aku bisa merasakan dengan sangat betapa beliau bangga dengan keberhasilan anak anaknya. Jelas yaaa, sampai diceritain sedetail itu. Oh ya aku belum bilang, kalau anaknya lulusan Unpad juga dan satunya di ITB. Sayangnya juga, temanku sudah meminta untuk segera kembali ke penginapan. Aku lupa nanya nama bapaknya, padahal beliau udah cerita banyak tentang background dan juga pengalamannya. Sebetulnya ada rasa skeptis dari aku, iya aku kan emang suka cari tau dan analitikal banget ya anaknya. Untuk kroscek apakah bapaknya benar lulusan Universitas itu, tapi terlepas dari itu semua. Aku percaya betul, atas semua sharing yang dibagikan oleh si bapak. Bapaknya juga malah sharing skripsi aku dengan judul yang aku angkat, bahkan beliau tanya aku magang dimana dll. Terlihat jelas, beliau bisa diajak ngobrol banyak hal dan wawasannya cukup luas. Membicarakan teknologi pun ga yang ngang ngeng ngong gitu loh, aku kagum banget sih....

    Seperti menemukan Hidden Gem gitu, ga akan nyangka bisa ketemu beliau dengan cerita dan sharing hidup yang cukup intens di tempat dan situasi yang ga terduga. Aku sampai memuji beliau dengan pengalaman hidupnya, sekaligus dengan kegiatan yang beliau lakukan saat ini. Yaaa, gengsi itu apa sih? Beliau yang sudah berumur aja bisa semangat, masa yang muda banyak gengsinya ya? Aku ganyangka aja bisa ketemu beliau, dan membicarakan isu sosial juga saat itu. KEREN!! Dipikiran ku saat itu sih, ini beliau emang cari temen ngobrol dan aktivitas rutin aja sekaligus cari berkah jualan buku tentang Agama Islam. Makanya ga terlalu nawar nawarin mungkin yaa, yaaa mungkin .. Terlepas apapun itu, aku menemukan makna yang lebih dalam dari perjalanan ini. Aku menemukan arti hidup lagi, memang benar ya kalau pengalaman diri atau sharing dengan orang lain itu yang terbaik untuk jadi mentor diri. Jadi lebih mahal aja sih, ga cuman dapet tempat aesthetic untuk difoto aja tapi dapet yang lebih bermakna dan ada dagingnya. Diakhir aku mau pamit, aku minta foto sama beliau yang siapa tau punya kemungkinan untuk bisa bertemu lagi. Aku juga salim sama bapak ini dan bapaknya doain aku banyak hal, aku bahagia banget malam itu ... Hatiku full ...

    Aku jadi inget kata mamah, "Guru itu ga melulu yang berpakaian rapih dan ditempat yang formal seperti sekolah atau institusi. Tapi kamu bisa temuin dimanapun dan kapanpun, kadang bukan orang yang kamu sangka juga. Siapa pun bisa jadi guru dan kasih kamu arti tentang apa yang kamu cari." Sebetulnya itu yang buat aku jadi makin kaget setelah pertemuan dengan bapak itu, perjalanan ku ke Bandung memang untuk "Menemukan sesuatu dihidupku." dan aku berhasil menemukan kepingin puzzle lainnya melalui obrolan ku dengan beliau.

Kalau kamu, seperti apa dalam usaha "Menemukan"?

Selasa, 17 Oktober 2023

Makna Hidup kali ini

    Pagi ini menyusuri jalan jalan kecil yang ramai, dipenuhi banyak manusia lalu lalang sibuk untuk memulai harinya. Diiringi dengan pedagang kecil di samping kanan kiri dengan makanan pagi yang dijajakan harum tercium. Meski ini hanyalah sebuah rutinitas yang berulang, tetapi jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda akan memiliki maknanya tersendiri. Aku melihat sebuah keindahan penuh makna, seperti seorang ibu yang sedang berbelanja nasi uduk dan mereka yang memenuhi penjual sayuran segar untuk mengolahnya menjadi menu makan hari ini. Dibagian lainnya, penuh kendaraan yang bermacetan dengan mereka yang ingin mencari nafkah dan anak anak berseragam siap belajar. Seorang pedagang tahu, memenuhi sepeda motornya dengan tahu coklat yang dibungkus plastik bening sehingga terlihat oleh kami yang melaluinya. 

    Ada berbagai kisah dan makna dari tumpukan plastik bening berisi tahu coklat, ada perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya untuk bisa "Tahu" itu hadir dalam sebuah piring. Hangat mentari pagi dan burung burung kecil yang beterbangan diatas langit mewarnai pagi hari ini. Sepertinya begitu banyak hal hal kecil yang sering kali terlewati, tanpa disadari karena terlalu fokus atau terdistraksi dengan hal yang sebetulnya tidak terlalu penting untuk bisa menguras energi diri. Pernah merasakan atau menyadarinya juga?

    Terjebak dalam sebuah kotak yang semu, tetapi pikiran melanglang buana keseluruh dunia. Saat menginjak kaki keluar, terlihat banyak sekali keindahan dan kelebihan dalam hal kecil. Sayang sekali rasanya, jika semu dan habis masa kesempatan ini hanya pada isi kepala dan isi dunia dari sudut pandang manusia lain tanpa memaknainya sendiri. Setidaknya isi kepala dan diri merasa dan mengetahui, sebelum bisa dibagi dengan manusia lainnya. Perna merasa sia?

        Meskipun sia - sia itu tidak benar mutlak ada, kecuali mereka atau aku yang merasa dan memojokan diri akan masa yang ada merasa terbuang. Lebih takut untuk tidak hidup, ya walau terkadang di beberapa lembar cerita di hari hari ada masanya tidak selalu baik. Lagi, pun ini hanya tentang makna yang memiliki warna berbeda. Kapan si manusia ga telat sadar?

    Tidak ada waktu yang benar benar pas untuk sebuah keputusan, keyakinan atau pilihan yang diambil. Kecuali memang itu sudah keinginan sendiri yang pada akhirnya membuat sebuah sumbu dan titik menjadi resiko yang perlu ditanggung. Pun memaknai cukup dari banyak hal, agar supaya tidak terlalu terbang tinggi nan jauh sehingga lupa membumi. Kasian kalau terbang terlalu tinggi sehingga tidak menyatu dengan diri sendiri saat ini. Jadi, apa lagi si yang dicari?

Kamis, 12 Oktober 2023

You're Gonna Live Forever In Me

Pagi ini dibuat nostalgia dengan charm liontin kalung punya aku yang ditemuin mamah, Iya charm ini ada bagian lainnya lagi. Langsung deh keinget indahnya masa persahabatan saat SMA dulu, sekaligus putar lagunya John Mayer yang You're Gonna Live Forever In Me. 

Kamis, 28 September 2023

Senin, 16 Mei 2022

Hal hal yang disyukuri

HUAHAHAHAH
tar dulu, ketawa dulu ...
okaiii, setelah postingan yang terakhir dan terasa sangat amat emosional, dan seperti curhat ...
kali ini, mari coba untuk bisa menulis hal hal yang disyukuri untuk meningkatkan vibrasi juga ehehek

Bersyukur masih diberi kesadaran untuk memperbaiki diri sendiri, dari kesalahan, apa yang perlu dikembangkan dan apa yang perlu dipertahankan dalam diri. Sebuah kesadaran yang spesial bukan?

    Aku pernah bilang belum ya, kalau proses detox diri atau awaken benar benar selalu membuat ku berusaha untuk menyadari diri dan belajar lagi dan lagi. Setelah fase tower moment yang banyak mengikis habis sampai -0, rasanya untuk membangun "Rumah" baru itu tidak mudah. Maksudku, aku sedang proses disitu. Unconditional love, ke diri sendiri. Okey okey, padahal ku janji untuk cerita awaken ku ya? tapi belum ehehehekk...

Tapi, tau ga sih spiritual journey? hm, kok balik lagi sih ke sini HAHAHA

okay,

Hal hal yang disyukuri hari ini, awal nulis ini hari sabtu malam dan saat ini hari senin ehehe. Hari ini libur lagi, karena hari waisak. Meskipun hari libur, pekerjaan tetap saja berjalan. Hal lain yang disyukuri, 2 hari kemarin full tidur HAHAHAH rasanyaa enak banget sumpahh fufufu

Hal yang disyukuri, masih bernafas, diberi kesehatan sama Allah dan bisa makan dengan nikmat HEHEHE tanpa ke tiga hal pokok ini, tidak mudah tsay untuk menjalani hidup, ya ga? ya dong.

    Kalau sehat, bisa bantu orang sekitar, bisa ngelakuin aktivitas sehari hari, bisa ketemu temen temen dan banyak orang baik di luar sana ehehe. Seru banget sih, masih bisa nulis di buku, dengerin cerita orang orang, ngobrol sama adik adik, ngobrol sama mamah, keluarga bahkan bisa tidur pulas pun udah anugerah banget xixixi

Hal yang sangat disyukuri banget, bisa damai dan tenang. Belajar dan belajar untuk diri, jiwa dan meningkatkan hidup gitu. eh, berat ga sih?

    Seperti yang pernah ku bahas, tidak melulu tentang gula gula saja. yaaa, pasti ada masa gelap, kegelisahan, kecemasan, kesepian pun menghampiri diri. But, one thing that ive learned is never give up, terus saja mau maju dan belajar dari semua hal, namanya juga manusia.

    Oh iya, sekarang setiap minggu ini aku lagi nonton anime SPY x Family. Seru loh, ini juga ada di youtube dan aplikasi BStasion. Udah minggu ke 6, aku rutin mengikuti. tumben banget lho, aku mau nunggu series dan gaa yang tergebu gebu gitu. Biasanya, aku lebih memilih nonton yang sudah tamat dan ga perlu nunggu perminggu minggu lagi. Cuman kalau ini, emang aku juga ga nunggu banget, karena hari hari berjalan sangat cepat dan tau tau udah muncul itu anime HAHAHA jadiiii, ini juga jadi salah satu hal yang perlu disyukuri. Sesimple ini ya?

    Selain itu, bisa makan indomie goreng setengah mateng dengan telor yang setengah mateng ditambah bon cabeee itu juga enak banget loh. Bisa olahrgaa keliling perumahan sini, menghirup udara segar, duduk dibawah pohon sambil melihat lalu lalang kendaraan pun sangat amat disyukuri sama aku hehehe

Eh, ngobrol sama temen ku di warkop tempat favoritku juga jadi hal yang bikin aku sangat amat mensyukuri hidup juga. Ngobrol dan bersama dengan orang orang yang ku sayang, EHEHEHEk jadi <3 <3 <3 gini dehhh. Terus teruss, bisa tidur ditemenin mamah sambil diusap usap punggungnyaa juga bikin aku bersyukur banget bisa hidup. Masih banyakk bangettttt, hal hal yang disyukuri sama aku. But, one important thing is, God is good dan aku bersyukur masih bisa beribadah ke Tuhan yang satu dan maha esa ini. Tanpa sang pencipta, aku ga tau deh seperti apa. Suara yang terngiang di inti bumi, langit dan di kesunyian saat manusia manusia terlelap, Dia sang maha segalanya, ada dan mendengar. Memberi semua, tanpa diminta bahkan memberi berlebih yang diminta. Percaya dan bersandar, menjadi cukup. tentunya, fase yang panjang telah dilewati untuk bisa ada dititik sepercaya ini dan bersyukur itu, memang "bersyukur" itu hal yang wajib bukan? Tentu saja, tidak melepas tanggung jawab dan bersandar gitu aja tanpa usaha yaaa, ehehehe.

hm, apalagi ya? doakan aku yaa, Semoga kedamaian dan keselamatan menyertai kita, semua.

Udah terrlalu banyak hal yang ga baik dan buat diri jauh dari "Cahaya". Mengapresiasi hal hal kecil, menghargai dan mensyukuri yang ada, gapapa kan?

Happy holiday peopleeee


mac lov, fin <3 :)

Rabu, 04 Mei 2022

Kepercayaan

"ya karena lu menghindar
lu bilang ngadepin, tapi ga sepenuhnya
lu distraksiin sama semua kerjaan
lu terlalu melogikakan rasa dan ada teori teori dari setiap rasa yang lu akui
lu cukup terima, kalau lu sakit hati dan lagi galau, gausah pake tapi
jangan lu kejar nyari kegiatan biar produktif untuk menghindari dan biar ga keinget
kadang lu perlu mengakui kalau lu masih manusia, gue gatau lu seprofesonal apa untuk bisa ngebedain itu. ambil waktu untuk diri lu sendiri. lu bilang bisa menerima, tapi menurut gue engga pi. lu masih pake logika dan teori, cukup terima
ini perjalanan hidup, jadi nikmatin dulu abis itu bangun. selama ini berbulan bulan lu ngapain? itu waktu yang lama. terlalu banyak distraksi doang, tapi ga bener bener lu hadapin rasanya.
gausah ngebadut, tau kan lu harus kasih diri lu dulu baru orang lain.
stop dulu terima clientnya dan ambil waktu untuk rasain semuanya, dulu juga lu gini, tapi kalau yg sekarang ga separah yang dulu sih hahahaha
Kadang gue pengen kayak lu si pi, lu bisa banget bisa bedain kapan profesional dan engga. tapi, gue ga kuat. Jangan paksa diri lu
selesain pi, dan lepasin. sesuatu yang untuk lu, pasti selalu ada jalan.  Hidup lu terus berjalan, waktu juga. Udah puas puasin waktu untuk patah hatinya, kayak yang pernah lu bilang. lu ga akan bisa lupain, tapi lu bisa tinggalin perasaan itu. sama kayak ke temen, keluarga dan orang orang yang pernah hadir. Kangen itu wajar pi, tapi lu perlu hidup dan berhak hidup juga. tapi, ini kan omongin perasaan yang perlu diterima dan diakui pi HAHAHA
lu ga salah orang kan cerita ke gue? respon gue bener ga si hahaha
lu aturan mudik lah, padahal hari ini gue mau ngevlog nih hahahah"

Banyak hal sebenarnya, kalau pun dijabarkan kiranya kesimpulan percakapan kami seperti ini. Datang dan menangis merengek, karena menyimpan seorang diri, semua.  ku rasa, bom waktunya sangat bagus meledaknya hahaha. ini ga dibenarkan,,

Sejujurnya, beberapa waktu lalu aku hanya sedang fokus dengan beberapa hal, selain mengurus banyak shadow diri, generational trauma, dan beberapa urusan dimensi lain maupun kehidupan pribadi yang sedang disusun lagi. Aku ga bisa fokus banget memakai untuk melihat dan membedah perasaaanku sendiri 100%, ada si ada. seperti meditasi, doa, nulis dan lainnya. Tapi, sepertinya ini ke trigger. Ku pikir telah baik baik saja, ternyata masih ada shadow dan hal hal yang minta diakui lagi. Kali ini, minta lebih. Aku sering cerita, ke Tuhan, Semesta dan spirit guide. bahkan aku meminta, tapi sepertinya memang ini masih jadi perjalanan pertumbuhan jiwa untuk ku. Kalau ditanya sakit atau tidak, jujur sakit banget.. 

Sering ga si? ngerasa udah berdamai dan bisa nih menghadapi, karena udah bisa menjalani hidup lagi. Eh tapi, ternyata urusan hati belum beres. Patah hati, hahahaha rasa yang "hehehehe"

Bagian pembersihan diri dan ini mau ngajarin aku apa lagi ya? ada hal baru apa ya yang perlu dijalani?

tuhkan, pakai teori dan pengetahuan dan ga let it flow..

Pada akhirnya, aku tidak telalu kuat untuk melanjutkan menulis selain berdoa baik agar hatiku bisa kembali membaik dan bisa sepenuhnya melihat kasih dan cinta ke semua.

asli, ga ada energi untuk lanjutin ini :"

Aku membutuhkan beberapa hari, karena ada kesempatan untuk off dari semuanya, akan ku pakai untuk merenungi rasa dan mengajaknya berpelukan.

Aku tetap percaya, bahwa aku bisa membuat bersih ruang dan rasa yang murni untuk my future spouse n my one n only. Hanya itu yang ku punya, paling berharga. asik ehehehe

bisa kan ya? berdamai dengan diri dan membersihkan semua kotor :)

tuhkan, ngebadut lagi. haha hihi, haha hihi bercanda mulu :")

y kan tuhan? bantu aku ya, disetiap jalannya. meskipun kemarin suka oleng dan nyebelin, tapi harusnya udah dimaafin kan?

ku pengen menertawakan diriku sendiri, dan ngakak

makasih, Allah baik.