Senin, 14 Maret 2022

bukan lagi "Si Gadis Kecil"

Proses panjang ini membenturkan semua keras,
membuka "Hati dan Rasa" yang tertutup luka,
Perempuan ini telah aman,
bukan lagi "Si Gadis Kecil".
Perempuan ini belajar, dan akan terus belajar,
Perempuan ini telah berdamai,
seperti janji Tuhan nyata adanya,
Perempuan ini hidup, untuk hidup banyak orang.
Perempuan ini, adalah aku.

-fin

Lari dan Hilang

Aku sering "Lari", aku sering "Menghilang"

Aku si penakut dan pecundang,

bahkah dengan dirinya sendiri.

Tapi, Tuhan memang Sang Maha dan Segala

kau datang dan melembutkan semua,

semua yang tak pernah ku sangka akan ada di diriku,

Semua ... 


-fin

Apakah ini egois?

Bahkan saat seluruh dunia memojokanmu
dan hilang dari pandangmu,
Aku selalu disini,
Ditempat yang tak pernah bergerak.
Aku tidak perduli tentang semua,
Apakah ini egois dan keras kepalaku?

-fin

Wayang

Mungkin aku hanya Wayang Tuhan,
atau seperti penghakiman? tidak sama sekali.
Saat yang lain punya pilihannya,
sedang aku tidak.
Tuhan memang maha pengasih dan penyayang,
Terlalu mencintaiku,
sampai aku berada pada semua pengalaman menjadi manusia,
Raguku banyak,
Cemas ku pun tak kalah hebat,
Tapi Tuhan,
bukankah, engkau yang mengatur ini semua?

-fin

Hanya Manusia

Perjalanan yang telah kulalui seorang diri
terlalu gelap, curam dan keras.
Kadang, aku hanya tidak percaya diri
Apakah ada yang sanggup menemani?
Apakah ada yang menerima dengan hati lapang?
Terlalu takut pada kehancuran,
telah ku buat dan ku susun sedemikian rupa, 
agar yang masuk dan melihat tak mengetahui.
Namun, aku hanya manusia
bahkan dengan semua tembok dan persenjataan,
tetap saja semua, perlu disembuhkan, ya kan?
semua berjalan,
ya kan?

-fin

Aku Hanya Pecundang

Mungkin benar, Aku pecundang

Pecundang yang tak bisa mengakui "Rasa",

Aku tidak sama seperti kebanyakan,

aku hanya pecundang, tak mengerti menerima "Rasa"

Mungkin kelak atau saat ini,

Aku tak perlu menerjemahkan semuanya ...

Meski semua perlu diperjuangkan,

Aku hanya pecundang.


-fin

Bersama

Aku melihat 2 orang manusia yang telah renta,

Hidup berpuluh tahun bersama,

Dua Insan yang dipersatukan Tuhan,

Sedang duduk dikursinya,

Sambil membaca buku favoritnya,

Tawa Kecil, menjadi kehangatan mereka.

Asam, manis, garam kehidupan telah dilalui bersama,

Tidak ada yang lebih indah,

Selain Bersama ...


-Fin, 10 Maret 2022