Kamis, 24 Maret 2022

Seperti Kamu pun, Lelah dan Menyerah

Hanya ingin bersama,
dalam semua.
Namun, Apakah kamu siap?

Percaya diriku tinggi,
tapi, saat badai datang,
kepercayaanku pupus perlahan,
atau, ini kepercayaan diriku?

Seperti kamu pun, lelah dan menyerah ..
Bagaimana jika "Selama" dan "Selalu" ??
Inginku, kamu bahagia dan tenang dalam pelukku.
Apakah ini egois? 

-Fin

Kamu terlalu berharga

Aku tidak ingin egois lebih jauh,
atau terlihat tidak mengerti keadaanmu,
Aku paham betul, Sayang ...
Perjalananku telah diatur olehNya, Sayang ...

Seperti ucapku, saat itu.
Membawa "Tugas dan AmanahNya",
tidak ingin membebani hidupmu,
Kamu terlalu berharga ...

Tuhan dan Semesta selalu menyertaimu,
dan,
semua doa baik ku untukmu ..


-Fin

Perjalanan Jiwa

Mungkin ini hanya tentang "Tradisional"
jauh memang dari kata "Modern",
mengikuti kehidupan yang ada sangat perlu,
tapi, bukankah ini hanya tentang pilihan?

Pikirku, ini jauh lebih menarik dan terbang jauh ..
yang dicari, telah bertemu.
Selesai, Keraguannya.

Selamat, fin .

Tanpa Penghakiman

Setiap makhluk yang datang kepadaku, membuka "Gelas" atau "Lukanya".
Seperti aku belajar lagi untuk menjadi manusia, setiap saatnya.

Tanpa penghakiman,
hanya jiwa yang tersesat dari aslinya,
ini bukan hanya tentang "kartu dan kartu"
tapi, tentang penyembuhan, mengulik diri, 
membersihkan untuk mengetahui jiwa seutuhnya yang menjadi "Manusia"

-Fin

Seperti Hilang Harap

Di bayang dan di harap, lepas ..

saat menepi menyembuh diri,

hati meringis tertindih duka.

Sayang, harus berapa kilometer lagi untuk ku menapaki ini?

sering cemas datang,

keputusan diambil saat hilang kendali,

maaf pun, tak tergubris.

salah pun, resiko jadi manusia kan?

Namun,

Hati tetap percaya padaNya.


-Fin

Takut

Takut, saat itu.
Aku lari, iya pengecut.
Mungkin aku hanya takut,
ah, "Bukan hanya"
aku terlalu takut dan cemas
kamu begitu jauh masuk ke dalam "Jurang Gelapku"

Seperti melucuti semua pelindung dan penjagaanku,
kamu datang membawa "Rasa" yang tak bisa ku logika kan,
menembus semua benteng pertahanan.
Terlalu takut untuk mengakui,
terlalu takut untuk merasa bahwa ini nyata,
Aku terlalu gelap dan banyak luka di dalam.


Terlalu takut terlihat "Lemah"

Apa aku pantas?

Tidak seperti semua,
melihat dan datang saat pondasi utuh dan bersinar,
atau, 
hanya aku yang tak bisa terbuka?

Kedatanganmu membangun semua pecahan - pecahan dan menyusunnya,
membuatku hilang akal dan mengeluarkan semua sisi yang tersembunyi rapat.
Nyatanya, kamu melihat gelapku yang sangat gelap
yang tak satu pun berhasil membuka


-fin

Senin, 14 Maret 2022

bukan lagi "Si Gadis Kecil"

Proses panjang ini membenturkan semua keras,
membuka "Hati dan Rasa" yang tertutup luka,
Perempuan ini telah aman,
bukan lagi "Si Gadis Kecil".
Perempuan ini belajar, dan akan terus belajar,
Perempuan ini telah berdamai,
seperti janji Tuhan nyata adanya,
Perempuan ini hidup, untuk hidup banyak orang.
Perempuan ini, adalah aku.

-fin

Lari dan Hilang

Aku sering "Lari", aku sering "Menghilang"

Aku si penakut dan pecundang,

bahkah dengan dirinya sendiri.

Tapi, Tuhan memang Sang Maha dan Segala

kau datang dan melembutkan semua,

semua yang tak pernah ku sangka akan ada di diriku,

Semua ... 


-fin

Apakah ini egois?

Bahkan saat seluruh dunia memojokanmu
dan hilang dari pandangmu,
Aku selalu disini,
Ditempat yang tak pernah bergerak.
Aku tidak perduli tentang semua,
Apakah ini egois dan keras kepalaku?

-fin

Wayang

Mungkin aku hanya Wayang Tuhan,
atau seperti penghakiman? tidak sama sekali.
Saat yang lain punya pilihannya,
sedang aku tidak.
Tuhan memang maha pengasih dan penyayang,
Terlalu mencintaiku,
sampai aku berada pada semua pengalaman menjadi manusia,
Raguku banyak,
Cemas ku pun tak kalah hebat,
Tapi Tuhan,
bukankah, engkau yang mengatur ini semua?

-fin

Hanya Manusia

Perjalanan yang telah kulalui seorang diri
terlalu gelap, curam dan keras.
Kadang, aku hanya tidak percaya diri
Apakah ada yang sanggup menemani?
Apakah ada yang menerima dengan hati lapang?
Terlalu takut pada kehancuran,
telah ku buat dan ku susun sedemikian rupa, 
agar yang masuk dan melihat tak mengetahui.
Namun, aku hanya manusia
bahkan dengan semua tembok dan persenjataan,
tetap saja semua, perlu disembuhkan, ya kan?
semua berjalan,
ya kan?

-fin

Aku Hanya Pecundang

Mungkin benar, Aku pecundang

Pecundang yang tak bisa mengakui "Rasa",

Aku tidak sama seperti kebanyakan,

aku hanya pecundang, tak mengerti menerima "Rasa"

Mungkin kelak atau saat ini,

Aku tak perlu menerjemahkan semuanya ...

Meski semua perlu diperjuangkan,

Aku hanya pecundang.


-fin

Bersama

Aku melihat 2 orang manusia yang telah renta,

Hidup berpuluh tahun bersama,

Dua Insan yang dipersatukan Tuhan,

Sedang duduk dikursinya,

Sambil membaca buku favoritnya,

Tawa Kecil, menjadi kehangatan mereka.

Asam, manis, garam kehidupan telah dilalui bersama,

Tidak ada yang lebih indah,

Selain Bersama ...


-Fin, 10 Maret 2022

Hangat

Sesekali kita perlu duduk lebih lama,
atau, sering?
Bertukar cerita, tentang apa saja yang telah ku lewati
Tentang badai mana saja yang telah ku arungi
Dan, panggung sandiwara mana saja yang telah ku tebar dengan senyum dan canda,
Begitu juga, tentang luka apa yang berhasil kau sembuhkan
Kegagalan mana yang tak menghentikanmu,
Keyakinan apa yang membuatmu jalan sejauh ini,
Mungkin hanya itu yang kita butuhkan,
Hangat.

-fin

Sabtu, 05 Maret 2022

Aku telah memilih

Mungkin kamu bertanya,
Mengapa aku terlihat tenang dan tidak bergemuruh?
Setiap badai yang telah kulalui,
hanya satu diingatan ku "Aku melaluinya dan telah belajar"
Aku telah melalui banyak, Sayang ...
Banyak kehidupan dan perjalanan, Sayang ..
Disetiap masa kehidupan yang pernah dilalui,
Kita bertemu kembali pada masa sekarang,
Jelas banyak sekali karma yang dibayar,
Banyak sekali hingga aku pun sering menanyakan kebenaran ini.
Aku telah melalui semua kehidupan dan kematian ini.
Aku telah kembali lahir, lagi ..
Hanya untuk bisa bersama mu,
Di kehidupan ini,
Tidak ada kehidupan selanjutnya, Sayang ...
Aku akan menyelesaikan sebaik - baiknya
dan seikhlas - ikhlasnya semua ..
Aku telah memilih,
Untuk Cinta,
Untuk Kamu,
dan, Untuk Kita.

-fin, 5 Maret 2022